Portal edukasi forex trading online, belajar forex trading untuk pemula, analisa trading forex, berita forex, indikator forex, bisnis online.

Sunday, July 16, 2017

Legalitas Hukum Forex Trading Online

Legalitas hukum forex trading online merupakan suatu hal yang menjadi faktor yang sangat penting dalam dunia investasi diseluruh penjuru dunia, karena ini sangat dibutuhkan untuk memperoleh perlindungan hak-hak investor, terutama yang berkaitan dengan penanaman modal.

Sebelum anda benar-benar menanamkan modal, baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar pada sebuah perusahaan pialang, maka pertama-tama yang harus anda perhatikan adalah bagaimana legalitas hukum yang mengatur mengenai jual beli mata uang (forex trading).


Hal tersebut agar anda sebagai seorang investor memiliki payung hukum yang kuat dan sebagai penjamin keamanan dana yang anda simpan, serta anda bisa dengan mudah mengetahui kemana anda harus melaporkan apabila terjadi kesalahan dalam sistem perdagangan yang menyebabkan timbulnya kerugian pada diri anda sebagai investor.


Legalitas hukum trading forex online
Alur Perdagangan Berjangka
Forex trading atau jual beli mata uang termasuk dalam perdagangan berjangka dan diawasi langsung oleh departemen perdagangan yakni Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi yang disingkat dengan BAPPEBTI yang diatur dalam bentuk Undang-undang yaitu UU No. 32 Tahun 1997.

Hal ini dilakukan karena sifat dari jual beli mata uang (forex trading) sangat berisiko tinggi (high risk) dan melibatkan banyak pihak didalamnya. Dengan adanya kepastian hukum yang jelas maka masyarakat dapat terlindungi dari praktek-praktek perdagangan yang dapat merugikan investor itu sendiri.

Terdapat dua lapis pengaturan didalam Perdagangan Berjangka, yaitu antara lain sebagai berikut :

→ Pertama
Dilakukan oleh Bursa Berjangka (BBJ) dan Lembaga Kliring Berjangka (KBI) melalui Self Regulation.
→ Kedua
Dilakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), yang mewakili pemerintah (Departemen Perdagangan).

Ketiga lembaga-lembaga tersebut secara bersama-sama mengatur dan mengawasi perdagangan berjangka di negara Republik Indonesia agar, tercipta pasar berjangka yang aman, adil dan jujur.

Alur perdagangan berjangka

Salah satu kelebihan dalam berinvestasi diperdagangan berjangka, khususnya forex trading adalah adanya badan pengawas dari pemerintah. Didalam Undang-Undang No. 32 Tahun 1997, pemerintah Indonesia menetapkan bahwa badan pengawas perdagangan berjangka merupakan unit kerja yang berada dibawah naungan dan tanggung jawab Menteri Perdagangan yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Trading forex termasuk dalam golongan perdagangan berjangka dan diatur kedalam UU No. 32 Tahun 1997 khususnya bab VII. Undang-undang ini mencakup ketentuan mengenai hal-hal yang bersifat umum, kelembagaan, perizinan, mekanisme perdagangan, pembukuan atau pelaporan dan penerapan hukum.

Bab VII dari undang-undang nomor 32 tahun 1997 mengatur pelaksanaan perdagangan berjangka yang antara lain membahas pedoman perilaku pialang berjangka yaitu perusahaan yang diberi hak melaksanakan order jual dan beli dari nasabah atau yang disebut sebagai investor.

Pasal 51 dari Undang-undang perdagangan berjangka ini menjelaskan bahwa "pialang berjangka sebelum melaksanakan transaksi kontrak berjangka untuk nasabah, berkewajiban menarik margin dari nasabah untuk jaminan transaksi tersebut, dimana margin tersebut dapat berupa uang dan atau surat berharga tertentu".

Pialang berjangka wajib memperlakukan margin milik nasabah termasuk tambahan dana hasil transaksi nasabah yang bersangkutan sebagai dana milik nasabah. Dana milik nasabah ini wajib disimpan dalam rekening yang terpisah dari rekening pialang berjangka di bank yang disetujui oleh Bappebti.

Dana simpanan itu hanya dapat ditarik dari rekening terpisah, untuk pembayaran komisi dan biaya lain sehubungan dengan transaksi kontrak berjangka dan atau untuk keperluan lain atas perintah tertulis dari nasabah yang bersangkutan. Dengan jaminan Pasal 51 UU No. 32 Tahun 1997 ini, anda sebagai investor tidak perlu khawatir dana yang disetor ke perusahaan pialang akan disalahgunakan.

Walaupun demikian, bukan berarti anda dapat memilih sembarang pialang atau sembarang memilih perusahaan penyedia order jual dan beli mata uang (trading forex). Anda dituntut untuk pandai mencermati dan jeli dalam melihat kapabilitas serta kredibilitas perusahaan pialang berjangka yang akan anda pilih.

Kesimpulan hukum trading forex

Berdasarkan penjelasan diatas mengenai legalitas hukum forex trading online, maka yang dapat disimpulkan mengenai hukum trading forex jual beli mata uang online adalah walau forex trading sudah ada dasar hukum dan dilindungi oleh berbagai lembaga serta badan milik pemerintah, anda tetap wajib memperhatikan dan jeli terhadap legalitas hukum yang mengatur dan kredibilitas perusahaan pialang yang akan anda pilih agar dana yang akan anda gunakan dan akan anda investasikan tidak disalahgunakan serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Demikian pembahasan mengenai legalitas hukum forex trading online, semoga bermanfaat dan semoga dapat menjadi referensi anda dalam mempelajari hukum yang mengatur trading forex, payung hukum forex trading, dasar-dasar hukum forex trading, legalitas trading forex, undang-undang forex trading serta forex trading legal dan aman.